Benih Timun Baby F1 Farel 22 Benih Mentimun Lalap Unggul MMT

Rp65.000

Link Beli Via Marketplace
SKU: FAREL22 Kategori: Tag: ,

Informasi Tambahan

Berat 150 gram

Deskripsi

Benih Timun Baby F1 Farel 22 merupakan pilihan benih mentimun baby untuk petani dan pekebun yang menginginkan tanaman dengan pertumbuhan vigor, percabangan yang baik, serta buah memanjang dengan ukuran yang menarik untuk pasar timun lalap. Varietas Farel 22 termasuk benih timun baby F1 yang dikembangkan untuk dibudidayakan pada kondisi dataran rendah hingga menengah.

Farel 22 memiliki karakter buah berbentuk silindris memanjang dengan warna putih kehijauan. Berdasarkan spesifikasi varietas, buahnya memiliki panjang sekitar 13,5–15,5 cm dengan diameter sekitar 3,5–4,2 cm. Buahnya dikenal memiliki tekstur yang renyah dan rasa manis sehingga cocok untuk konsumsi segar, termasuk sebagai timun lalap.

Produk ini tersedia dalam kemasan 20 gram, cocok untuk petani yang ingin memulai budidaya timun baby baik dalam skala kebun maupun budidaya komersial.


Keunggulan Benih Timun Baby F1 Farel 22

1. Pertumbuhan Tanaman Vigor

Farel 22 memiliki karakter tanaman yang vigor dengan percabangan yang banyak. Pertumbuhan tanaman yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam budidaya mentimun karena tanaman yang sehat dan memiliki perkembangan vegetatif yang baik dapat mendukung pembentukan bunga dan buah.

Perawatan tetap perlu dilakukan secara optimal dengan memperhatikan kebutuhan nutrisi, air, kondisi tanah, ajir atau lanjaran, serta pengendalian hama dan penyakit.

2. Buah Memanjang dan Menarik

Salah satu karakter khas Farel 22 adalah buah berbentuk silindris memanjang. Ukuran buah yang tercantum pada spesifikasi varietas berada pada kisaran 13,5–15,5 cm dengan diameter sekitar 3,5–4,2 cm.

Karakter tersebut membuat Farel 22 menarik untuk budidaya yang menargetkan pasar timun baby atau timun konsumsi segar.

3. Warna Buah Putih Kehijauan

Buah Farel 22 mempunyai karakter warna putih kehijauan, sehingga memiliki tampilan yang berbeda dari sejumlah varietas mentimun dengan warna hijau tua.

Penampilan buah merupakan salah satu aspek yang dapat menjadi pertimbangan ketika memilih varietas untuk kebutuhan pasar tertentu.

4. Tekstur Renyah dan Rasa Manis

Farel 22 memiliki karakter buah dengan tekstur renyah dan rasa manis. Karakter tersebut mendukung penggunaannya sebagai timun untuk konsumsi segar dan lalapan.

Timun baby sendiri dikenal sebagai komoditas yang banyak dimanfaatkan untuk konsumsi segar karena ukurannya relatif kecil dan teksturnya renyah.

5. Cocok untuk Timun Lalap

Farel 22 merupakan salah satu varietas yang dapat digunakan sebagai benih timun lalap. Bentuk buah memanjang, tekstur renyah, serta karakter rasa yang sesuai untuk konsumsi segar membuatnya dapat dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar timun lalapan.

6. Beradaptasi di Dataran Rendah hingga Menengah

Menurut spesifikasi produk, Farel 22 dapat beradaptasi dengan baik pada dataran rendah hingga menengah.

Namun, hasil tanaman tetap sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, kesuburan tanah, ketersediaan air, cuaca, teknik budidaya, serta pengelolaan hama dan penyakit.

7. Potensi Panen Relatif Cepat

Salah satu hal yang menarik dari budidaya timun baby adalah siklus produksinya yang relatif singkat dibandingkan sejumlah komoditas lain. Pada Farel 22, spesifikasi produk mencantumkan bahwa tanaman dapat mulai dipanen sekitar 30–33 hari setelah tanam (HST).

Waktu tersebut merupakan acuan karakter varietas, bukan jaminan bahwa setiap lahan akan menghasilkan waktu panen yang sama. Kondisi lahan, cuaca, pemupukan, pengairan, dan teknik perawatan dapat memengaruhi umur panen aktual.


Farel 22 untuk Budidaya Timun Baby

Timun baby merupakan salah satu komoditas hortikultura yang menarik untuk dibudidayakan karena memiliki permintaan untuk konsumsi segar dan dapat dipanen dalam waktu relatif singkat.

Mitra Bertani juga mencatat pengalaman petani yang membudidayakan Farel 22 dan menilai varietas tersebut menarik dari sisi kecepatan panen, karakter buah, serta produktivitas dalam kondisi budidaya tertentu. Dalam salah satu pengalaman budidaya yang mereka publikasikan, Farel 22 disebut menghasilkan buah yang diminati pasar dengan pertumbuhan yang baik.

Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan varietas merupakan salah satu bagian penting dalam merancang budidaya timun baby.


Karakteristik Benih Timun Farel 22

Berikut karakter utama Farel 22 berdasarkan informasi spesifikasi varietas:

Karakteristik Keterangan
Komoditas Timun / Mentimun
Tipe Timun Baby F1
Varietas Farel 22
Brand MMT
Kemasan 20 gram
Adaptasi Dataran rendah – menengah
Pertumbuhan Vigor
Percabangan Banyak
Bentuk buah Silindris memanjang
Panjang buah ±13,5–15,5 cm
Diameter buah ±3,5–4,2 cm
Warna buah Putih kehijauan
Tekstur Renyah
Rasa Manis
Pemanfaatan Timun lalap / konsumsi segar
Potensi mulai panen ±30–33 HST

Data ukuran dan karakter varietas di atas mengacu pada spesifikasi FAREL 22 yang dipublikasikan Mitra Bertani.


Cara Memulai Budidaya Timun Baby Farel 22

Untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang optimal, kualitas benih perlu diikuti dengan persiapan lahan dan perawatan yang baik.

1. Persiapkan Lahan

Gunakan tanah yang memiliki drainase baik dan tidak mudah tergenang. Tanah perlu diolah agar memiliki struktur yang mendukung perkembangan akar.

Pemberian bahan organik dan pupuk dasar dapat disesuaikan dengan kondisi kesuburan tanah. Jika memungkinkan, pemeriksaan pH tanah juga dapat dilakukan sebelum penanaman.

2. Penanaman Benih

Benih ditanam pada media atau lahan yang telah dipersiapkan. Kedalaman tanam dan jarak tanam perlu disesuaikan dengan teknik budidaya yang digunakan.

Pada sistem budidaya timun baby, petani juga dapat memilih sistem tanam langsung maupun menggunakan persemaian, tergantung kondisi lahan dan metode yang digunakan.

Mitra Bertani dalam salah satu artikel budidayanya juga membahas sistem tanam benih langsung atau tabela sebagai salah satu metode yang dapat digunakan untuk timun baby.

3. Gunakan Lanjaran atau Ajir

Mentimun merupakan tanaman yang dapat tumbuh merambat sehingga penggunaan lanjaran atau sistem rambatan dapat membantu mengatur pertumbuhan tanaman.

Tanaman yang tertata dengan baik juga dapat memudahkan proses pemeliharaan dan pemanenan.

4. Berikan Nutrisi Secara Seimbang

Tanaman membutuhkan unsur hara makro dan mikro selama pertumbuhan.

Program pemupukan sebaiknya disesuaikan dengan fase tanaman. Pada fase vegetatif, perhatian dapat diberikan pada pertumbuhan batang, daun, akar dan percabangan, sedangkan memasuki fase generatif kebutuhan nutrisi perlu disesuaikan dengan pembentukan bunga dan buah.

5. Perhatikan Pengairan

Timun membutuhkan ketersediaan air yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya.

Namun, lahan yang terlalu basah dan tergenang juga dapat menyebabkan masalah pada akar. Oleh karena itu, pengaturan drainase menjadi bagian penting dalam budidaya.

6. Lakukan Pengamatan Hama dan Penyakit

Pemeriksaan tanaman secara rutin dapat membantu petani mengetahui kondisi tanaman sejak dini.

Perhatikan perubahan warna daun, pertumbuhan tanaman, keberadaan serangga, kerusakan daun, maupun gejala penyakit. Pengendalian sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan dan menggunakan metode yang sesuai.


Tips Mendapatkan Pertumbuhan Farel 22 yang Optimal

Benih berkualitas merupakan awal dari budidaya, tetapi hasil akhir tetap ditentukan oleh banyak faktor.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Gunakan lahan yang sehat
Hindari lahan dengan drainase buruk atau genangan berkepanjangan.

Berikan nutrisi sesuai kebutuhan
Jangan hanya mengandalkan satu jenis pupuk. Sesuaikan nutrisi dengan kondisi tanah dan fase pertumbuhan.

Jaga kelembapan tanah
Pastikan tanaman memperoleh air secara cukup tanpa membuat lahan terlalu basah.

Gunakan rambatan yang baik
Rambatan membantu mengatur tanaman dan memudahkan proses pemeliharaan serta panen.

Lakukan monitoring rutin
Amati daun, batang, bunga dan buah secara berkala.

Panen sesuai ukuran pasar
Untuk timun baby, waktu panen dapat disesuaikan dengan ukuran dan kebutuhan pasar yang dituju.


Cocok untuk Konsumsi Segar dan Lalapan

Farel 22 memiliki karakter buah dengan tekstur renyah dan rasa manis sehingga dapat digunakan untuk konsumsi segar.

Timun baby juga dikenal sebagai salah satu jenis mentimun yang banyak digunakan sebagai lalapan. Ukurannya yang relatif kecil dan teksturnya yang renyah menjadi karakter yang banyak dicari untuk konsumsi tersebut.

Bagi petani, memahami kebutuhan pasar sebelum menentukan varietas sangat penting. Jika target pasar membutuhkan timun dengan ukuran, warna, bentuk, dan tekstur tertentu, pemilihan varietas harus disesuaikan sejak awal.


Benih Timun Baby Farel 22 20 Gram

Produk yang tersedia di PUROTANI adalah:

Nama: Benih Timun Baby F1 Farel 22
Brand: MMT – Mitra Kemajuan Petani
Isi: 20 gram
Tipe: F1
Komoditas: Mentimun / Timun Baby
Kegunaan: Budidaya timun konsumsi segar dan lalapan

Kemasan 20 gram dapat menjadi pilihan bagi petani yang membutuhkan benih timun baby untuk memulai atau mengembangkan budidaya.


❓ FAQ Benih Timun Baby Farel 22

Apa itu Farel 22?

Farel 22 adalah varietas timun baby F1 dengan karakter buah silindris memanjang, warna putih kehijauan, serta tekstur renyah dan rasa manis.

Berapa ukuran buah Farel 22?

Spesifikasi varietas mencantumkan panjang buah sekitar 13,5–15,5 cm dan diameter sekitar 3,5–4,2 cm.

Farel 22 cocok ditanam di mana?

Varietas ini tercantum memiliki adaptasi baik pada dataran rendah hingga menengah.

Kapan Farel 22 mulai dapat dipanen?

Spesifikasi produk mencantumkan potensi mulai panen sekitar 30–33 HST, dengan kondisi aktual dapat berbeda sesuai lingkungan dan teknik budidaya.

Apakah Farel 22 cocok untuk lalapan?

Ya. Farel 22 merupakan timun baby yang dapat digunakan sebagai timun lalap, dengan karakter buah renyah dan rasa manis.

Berapa isi kemasan yang dijual?

Produk yang Anda tampilkan adalah kemasan 20 gram.

Apakah Farel 22 tahan virus?

Pada kemasan produk yang Anda berikan terdapat keterangan “Toleran Virus”. Untuk klaim spesifik mengenai tingkat ketahanan atau penyakit tertentu, sebaiknya tetap mengacu pada label resmi benih.


🛒 Beli Benih Timun Baby Farel 22 di PUROTANI

Bagi petani yang sedang mencari benih timun baby F1, benih mentimun lalap, atau benih timun Farel 22 20 gram, Farel 22 dapat menjadi salah satu varietas yang dipertimbangkan.

Dengan karakter tanaman vigor, buah memanjang, warna putih kehijauan, tekstur renyah, rasa manis, serta potensi mulai panen sekitar 30–33 HST berdasarkan spesifikasi varietas, Farel 22 cocok untuk petani yang ingin mengembangkan komoditas timun baby dengan target pasar konsumsi segar.

Pilih benih yang sesuai dengan kondisi lahan dan target pasar Anda. Mulai budidaya Timun Baby Farel 22 dan kelola tanaman dengan teknik budidaya yang tepat untuk mendapatkan hasil yang optimal.

PUROTANI – Mitra Petani Menuju Sukses.

Keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Formulir Pemesanan