Bibit Vanili Unggul

Rp 8.500

Quantity

Anda juga dapat belanja melalui marketplace

Detail Produk

Vanili atau vanilla merupakan salah satu jenis tanaman penghasil bubuk vanili yang memiliki aroma harum dan manis, tanaman vanili memiliki nama latin Vanilia planifola dengan bentuk buah penghasil bubuk berbentuk menyerupai kacang polong.

Tidak hanya vanilla, konon banyak orang yang menyebutnya dengan nama panili atau perneli. Penyebutan itu bisa jadi karena disesuaikan dengan daerah asalnya. Tanaman vanili berasal dari daerah panili atau Perneli, Meksiko. Tanaman ini pertama kali dikenal oleh orang-orang indian di Meksiko tersebut.

Syarat Tumbuh Tanaman Vanili
Tanaman Vanili dapat hidup di iklim tropis dengan curah hujan 1000-3000 mm/tahun, dan suhu udara optimal 20oC-25oC. Selain itu kelembaban udara sekitar 60%-80% dan ketinggian tempat 300-800 m dpl. Tanah sebagai media tanam dianjurkan yang gembur, lempung berpasir kerikil, mudah menyerap air, dan pH tanah + 5,7 – 7.

Tanaman vanili tumbuh melekat pada pohon atau tonggak yang disediakan. Tanaman vanili memiliki batang sebesar jari, berwarna hijau, agak lunak dan berbuku denganpanjang sekitar 15 cm. Daun tanaman vanili merupakan daun tunggal, letaknya berseling, berwarna hijau dengan bentuk daun bulat telur, lanset, atau jorong, pipih berdaging dengan ujung lancip. Bunga vanili tersusun bertandan dengan setiap tandan terdii atas 15-20 bunga.

Cara Budidaya Tanaman Vanili
Jika anda tertarik untuk budidaya tanaman vanili sebagai peluang agrobisnis. Silahkan ikuti petunjuk cara menanam vanili berikut ini.

Persiapan Bibit Vanili
Bibit vanili dapat diperoleh dengan 2 cara yaitu cara generatif atau menggunakan biji dan cara vegetatif dengan stek. namun petani banyak yang menggunakan bibit yang berasal dari stek.

Cara Generatif (Menggunakan Biji)
Sebelumnya kami sampaikan bahwa cara ini sedikit lebih susah dan memakan waktu lebih lama. Namun jika anda ingin mencobanya silahkan ikuti tahap berikut ini.

Pilih biji vanili yang matang sempurna.
Jemur sampai kering.
Setelah kering rendam dengan pupuk Organik Herbafarm Cair selama 30 menit.
Selanjutnya jemur lagi sampai kering.
Setelah kering baru semaikan di tempat penyemaian yang sudah disiapkan misalnya polybag yang sudah diisi dengan sekam atau tanah yang dicampur dengan pupuk kandang.
Cara Vegetatif (Menggunakan Stek)
Cara ini lebih mudah dan sering digunakan oleh petani. Jika anda belum memiliki tanaman vanili sebelumnya maka anda dapat membeli pada toko tani, atau petani lain yang sudah lebih dahulu budidaya tanaman vanili. Adapun hal yang perlu anda perthatikan adalah sebagai berikut.

Perhatikan stek yang anda beli dan pastikan stek tidak cacat ataupun rusak sedikitpun.
Pastikan juga bahwa stek yang anda pilih adalah stek yang berkualitas serta layak tanam, dengan ciri bahwa stek vanili memiliki panjang sekitar 30 hingga 40 cm.
Stek yang diambil dari pohonnya secara langsung haruslah batang yang tua dengan ukuran induk pohon yang sudah mencapai ketinggian kurang lebih sekitar 2 hingga 3 meter atau lebih.
Bersihkan bibit vanili yang anda dapatkan menggunakan lap ataupun tisu.
Siapkan wadah seperti baskom ataupun ember berisi air penuh.
Masukkanlah bibit vanili ke dalam wadah tersebut dan rendamlah bibit ke dalam air selama 10 hingga 15 menit.
Setelah waktu yang ditentukan, ambillah stek dari air dan kurangi air pada baskom ataupun ember.
Lap stek vanili menggunakan tisu atau kain hingga kering. Setelah kering, masukkan kembali stek namun anda hanya boleh memasukkan ujung steknya saja selama kurang lebih 5 hingga 7 hari.
Untuk mempercepat proses anda bisa memasukkan pupuk herbafarm cair ke dalam air rendaman, campur hingga merata.
Untuk mengetahui berhasil atau tidaknya, anda dapat melihat hasilnya. Perhatikanlah bagian atas stek yang anda rendam, daun- daun tunas akan muncul dan mengarah ke bagian bawah stek yang anda rendam.
Persiapan Lahan
Lahan yang akan digunakan untuk menanam vanili dibersihkan terlebih dahulu dari gulma atau tanaman penggangu lainnya. Selanjutnya gemburkan tanah lahan dengan cara dicangkuli atau dibajak. Anda bisa menambahka pupuk Herbafarm Granul dan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Persiapan lahan dilakukan untuk mendapatkan media tanam ideal dengan syarat sebagai berikut:

Lahan ataupun tempat penanaman memiliki pencahayaan cukup namun tidak terlalu panas.
Apabila anda ingin menanam vanili di pekarangan rumah atau lahan sempit, perhatikan kelembaban serta tekstur tanahnya.
Tanah yang baik bagi pertumbuhan vanili adalah tanah yang agak lembab dengan tekstur yang gembur.
Jika tempat dirasa terlalu panas, anda bisa menanam beberapa jenis tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi agar udara di sekitar jadi lebih sejuk.
Buat guludan dan saluran-saluran air pembuangan, agar tanaman tidak tergenang air saat musim hujan.
Setelah itu buatlah lubang tanam pada guludan, usahakan ukuran lubang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
6-8 bulan sebelum penanaman tanaman vanili, lakukan penanaman pohon pelindung sebagai pelindung sekaligus sebagai mesia rambat tanaman vanili. Jika tidak ingin ribet anda dapat menggunakan media panjat berupa kayu sebagai tiang panjatnya.

Proses Penanaman
Buatlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 25 x 20 x 12 cm dengan jarak antar lubang sekitar 1 x 2 meter. Setelah semuanya siap dan bibit telah berumur sekitar 6-7 bulan selanjutnya lakukan penanaman. Lepaskan polybag pada bibit tanaman vanili lalu letakkan dalam lubang tanam yang telah disiapkan lalu timbun kembali dan padatkan. Waktu penanaman yang baik yaitu pada awal musim penghujan.

Adapun langkah penanaman bibit vanili adalah sebagai berikut:

Untuk menanamnya di pekarangan, tentunya dengan lahan yang sudah anda siapkan seperti langkah diatas, perhatikanlah terlebih dahulu kelembaban tanahnya.
Apabila tanah sudah mulai kering, maka anda perlu menyiramnya. Dan sebelum menanam bibit anda perlu memberikan pupuk tambahan pada tanah sambil menggemburkan tanah lagi.
Tanamlah bibit vanili pada lubang dan timbun lubang dengan tanah serta padatkanlah sedikit agar bibit dapat berdiri kokoh.
Setelah itu tancapkanlah kayu ataupun tiang penyangga dekat dengan bibit stek dan ikatlah dengan tali rafia dan bila perlu bimbinglah cabang pada vanili dalam pertumbuhanya agar dapat tumbuh merambat secara horizontal.
Selain itu anda juga dapat menanam vanili menggunakan media pot. Solusi penanam untuk lahan sempit atau bisa juga disebut sebagai teknik pertanian modern.

Langkah pertama adalah, siapkan pot berukuran agak besar karena tanaman vanili dapat mencapai tinggi lebih dari 4m.
Isilah pot dengan tanah yang dicampur pupuk kompos ataupun pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 2:1:1 lalu tambahkan pupuk herbafarm granul sebanyak 2 sendok makan.
Lalu buatlah lubang tanam dengan ukuran cukup, yaitu tidak terlalu besar ataupun kecil. Lalu tanam bibit stek pada lubang tanam dan tutupi dengan tanah campuran pupuk dan sekam, jangan lupa untuk memadatkan tanah serta menancapkan penyangga seperti kayu ataupun besi.
Perawatan Tanaman Vanili
Perawatan tanaman vanili adalah proses panjang dari cara budidaya vanili. Adapun beberapa hal yang perlu dilakukan dalam proses perawatan adalah sebagai berikut:

Penyiraman
Penyiraman dilakukan sesuai dengan kondisi tanah. Apabila tanah terlalu kering maka perlu dilakukan penyiraman lebih sering. Apabila tanah lembab maka tidak perlu dilakukan penyiraman.

Pemupukan
Pemupukan untuk perawatan perlu dilakukan secara berkala dengan menggunakan pupuk herbafarm cair. Pemupukan dengan cara penyemprotan bisa dilakukan setiap dua minggu sekali dengan dosis 3 tutup botol per tangki 14 liter air. Penyemprotan dilakukan dari bawah ke atas sampai ke seluruh bagian tanaman yang dapat dijangkau. Penyemprotan dilakuakan dengan menyetel mata pompa sampai bagian terkecil sehingga air yang keluar seperti uap. Pemupukan dilakukan sebelum pukul 9 pagi atau mulai pukul 4 sore.

Pemangkasan
Ada tiga jenis pemangkasan untuk tanaman vanili yaitu sebagai berikut:

Pemangkasan bentuk. Potonglah 15 cm bagian ujung tanaman vanili yang dilengkungkan dan sisakan tiga cabang yang baik untuk dipelihara.
Pemangkasan produksi Tanaman vanili pada umumnya mulai berbunga pada umur 24-36 bulan setelah tanam, namun keluarnya bunga ini perlu dirangsang terlebih dahulu dengan cara pemangkasan. Potonglah 2-3 ruas pucuk tanaman menjelang musim berbunga (2-4 bulan sebelumnya) dan lakukan juga pemotongan pucuk setelah berbunga untuk menyempurnakan pembuahan.
Pemangkasan peremajaan. Dilakukan segera setelah tanaman selesai dipanen, yaitu dengan memotong cabang-cabang yang telah selesai berbuah untuk merangsang keluarnya tunas baru. Dengan demikian tanaman menjadi remaja dan berpotensi kembali.
Penyiangan
Penyiangan dilakukan dengan mencabut rumput liar disekitar area pengakaran tanaman. Penyiangan dapat dilakukan sebulan sekali atau tergantung kondisi rumput liar yang ada disekitar tanaman vanili.

Perbaikan Guludan
Ukuran guludan dipertahankan dengan cara mengikis tanah di sekitarnya dan membumbunkannya pada guludan. Selama melakukan kegiatan di kebun diusahakan tidak melukai tanaman vanili. Menjelang musim penghujan, saluran-saluran air pembuangan perlu diperbaiki agar air dapat mengalir dengan lancar sehingga kebun tidak tergenang.

Cara Mengawinkan Bunga Vanili
Selain cara penanaman dan pemeliharaan, bagian terpenting dari budidaya vanili adalah tentang bagaimana cara mengawinkannya. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Alat yang digunakan adalah potongan bambu atau lidi yang mempunyai ukuran kira-kira 11 cm
Tangan kiri memegang bunga sedemikian rupa sehingga kedua mahkota bunga yang paling belakang berada diantara jari tengah dan jari telunjuk, sedangkan bagian belakang dari tangkai putik dan benang sari tersandar pada jari telunjuk.
Tangan kanan memegang potongan bambu atau lidi. Dengan alat ini mula-mula bibir bunga dirobek hingga tangkai putik kelihatan, kemudian tutupnya diangkat hingga kepala benang sari turut terangkat.
Dengan ujung bambu atau lidi tepng sari diambil dan diletakkan pada kepla putik dengan ditekan sedikit atau dengan ibu jari tangan kiri, kepala benang sarinya dapat pula ditekankan kearah kepala putik, sehingga serbuk sari keluar dan menempel pada kepala putik.
Saat mekarnya bunga sekitar 24 jam, dan penyerbukan dilakukan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 – 10.00, serta bunga sudah kering dari embun.
Sesudah 2 atau 3 jam penyerbukan atau perkawinan silang oleh manusia maka nampaklah hasil pembuahan ini dengan terlihatnya mahkota bunga yang telah layu ( dan diikuti dengan membesarnya buah panili ) maka berhasillah penyerbukan / perkawinan ini.
Sebuah tandan bunga pada umumnya terdiri dari 12 – 15 kuntum bunga. Penyerbukan sebaiknya dilakukan pada bunga terbawah yang lebih dulu terbuka., dan pada saat itu bunga yang terbuka bersamaan dalam satu tandan tidak lebih dari 2 – 3 bunga kuntum.

Source https://herbafarmmakassar.com/

PRODUK TERKAIT

Simple Order
Pesan Mudah & Cepat Sekali Klik Melalui Form Whatsapp
Fast Respons
Kami Siap Melayani Pesanan Anda Ke Seluruh Pelosok Nusantara
Quality Products
Kami Menjual Produk Unggul & Bermutu serta Berkualitas
Temukan kami di :

Purotani

Jl. Karang Luas Km 7 Dusun II Kemiri Lor
Kemiri Kab.Purworejo Jawa Tengah
54262

Pembayaran

Pengiriman

Jam Operasional

Senin - Sabtu ( 07.30 s/d 16.00 )
Hari Minggu Tutup
081328886832
Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×